Thursday, April 10, 2025 04:32:31 pm

You are here: Home » » Pengertian Delik ↴

  • Macam-macam Delik

    Delik Kejahatan dan Pelanggaran Perbuatan-perbuatan pidana menurut sistem KUHP dibagi atas kejahatan (misdrijven) dan pelanggar...

  • Unsur-unsur Delik

    Berdasarkan analisa, delik terdiri dari dua unsur pokok, yaitu: Unsur pokok Subyektif Asas pokok hukum pidana “Tak ada hukuman ...

  • Pengertian Delik

    Pengertian Delik Hukum pidana Belanda memakai istilah strafbaar feit, kadang-kadang juga delicht yang berasal dari bahasa Latin...

Latest News

Makalah Hukum

11 Apr 2013 0 comments

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Indonesia merupakan Negara yang memiliki masyarakat yang pluralistik dan memiliki berag...

Opini Hukum

Filsafat Hukum

18 Mar 2013 0 comments

Delik Kejahatan dan Pelanggaran Perbuatan-perbuatan pidana menurut sistem KUHP dibagi atas kejahatan (misdrijven) dan pelanggar...

Hukum dan Pembangunan

Kapita Selekta

Pembaharuan Hukum Pidana

20 Dec 2013 0 comments

Indonesia kini memasuki babakan baru terkait Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). KUHP yang dinilai kurang responsif lag...

Opini Hukum

Pengertian Delik

Unknown Senin, 18 Maret 2013 0

Pengertian Delik

Pengertian Delik

Hukum pidana Belanda memakai istilah strafbaar feit, kadang-kadang juga delicht yang berasal dari bahasa Latin delictum. Perbuatan pidana atau delik ialah perbuatan yang dilarang oleh aturan hukum dan barangsiapa yang melanggar larangan tersebut dikenakan sanksi pidana. Selain itu perbuatan pidana dapat dikatakan sebagai perbuatan yang oleh suatu aturan hukum dilarang dan diancam pidana, perlu diingat bahwa larangan ditujukan pada perbuatan, sedangkan ancaman pidananya ditujukan pada orang yang menimbulkan perbuatan pidana itu.
Menurut Van Hamel, delik adalah suatu serangan atau suatu ancaman terhadap hak-hak orang lain. Sedangkan menurut Prof. Simons, delik adalah suatu tindakan melanggar hukum yang telah dilakukan dengan sengaja ataupun tidak sengaja oleh seseorang yang dapat dipertanggungjawabkan atas tindakannya dan oleh undang-undang telah dinyatakan sebagai suatu tindakan atau perbuatan yang dapat dihukum.
Berdasarkan rumusan Prof. Soimons maka delik memuat beberapa unsur yaitu:
  • Suatu perbuatan manusia
  • Perbuatan itu dilarang dan diancam dengan hukuman oleh undang-undang
  • Perbuatan itu dilakukan oleh seseorang yang dapat dipertanggungjawabkan
Berdasarkan pasal 1 ayat (1) KUHP maka seseorang dapat dihukum bila memenuhi hal-hal sebagai berikut:
  1. Ada suatu norma pidana tertentu.
  2. Norma pidana tersebut berdasarkan Undang-undang.
  3. Norma pidana itu harus telah berlaku sebelum perbuatan itu terjadi.
Dengan kata lain, tidak seorangpun dapat dihukum kecuali telah ditentukan suatu hukuman berdasarkan undang-undang terhadap perbuatan itu.
Menurut Moeljatno, kata “perbuatan” dalam “Perbuatan Pidana” mempunyai arti yang abstrak yaitu merupakan suatu pengertian yang menunjuk pada dua kejadian yang kongkret yakni adanya kejadian tertentu dan adanya orang yang berbuat sehingga menimbulkan kejadian.

About The Author

Adds a short author bio after every single post on your blog. Also, It's mainly a matter of keeping lists of possible information, and then figuring out what is relevant to a particular editor's needs.

Share This Article


Related Post

Tidak ada komentar:

Leave a Reply